Sudut KataSudut KataSudut Kata
Notification Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Regional
    RegionalLebih Banyak
    Kebumen Buka Peluang Kerja Sama dengan Australia di Sektor Wisata, Pendidikan, dan Perdagangan
    4 Agustus 2026
    Kolaborasi Kebumen-Australia Berpeluang Perkuat Wisata dan Pendidikan
    4 Agustus 2026
    Penertiban Dimulai, Warga Dilarang Buang Sampah di Lahan Calon Waduk Jaktim
    4 Agustus 2026
    Krisis Air Meluas, Pemkab Bandung Barat Percepat Pembangunan 48 Sumur Bor
    22 Juli 2026
    Respons Keluhan Warga, Wali Kota Agustina Pastikan Perbaikan Jalan Kalipancur Terus Dilakukan
    7 Juli 2026
  • Ekonomi
    EkonomiLebih Banyak
    Perry Warjiyo Mundur dari Jabatan Gubernur Bank Indonesia
    27 Juli 2026
    Harga Minyak Dunia Melonjak Hampir 10 Persen dalam Sepekan
    25 Juli 2026
    Harga BBM Pertamina Turun, Berikut Daftar Tarif Terbaru Berlaku 17 Juli 2026
    17 Juli 2026
    Dari B40 ke B50, Indonesia Masuk Babak Baru Biodiesel
    15 Juli 2026
    Stok BBM Menipis di Medan, Pengendara Rela Mengantre hingga Berjam-jam
    15 Juli 2026
  • Internasional
    InternasionalLebih Banyak
    Saudi, Turki, dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan Bersama, Perkuat Keamanan Kolektif di Tengah Gejolak Timur Tengah
    8 Agustus 2026
    Tiga Perempuan Malaysia Diamankan di Bandara Soetta, Narkoba Ditemukan dalam Sepatu dan Barang Bawaan
    6 Agustus 2026
    Ukraina Sampaikan Permintaan Maaf, Iran Pilih Jalur Diplomasi
    5 Agustus 2026
    Iran Batalkan Rencana Serangan ke Ukraina Setelah Kyiv Sampaikan Permintaan Maaf
    5 Agustus 2026
    Netanyahu Klaim Pasukan Khusus Israel Siap Bertindak Jika Dirinya Ditangkap di Luar Negeri
    1 Agustus 2026
  • Nasional
    NasionalLebih Banyak
    730 Orang Keracunan MBG di Sidoarjo, Kepala SPPG Ikut Dievaluasi
    4 September 2026
    Kecelakaan Maut Surabaya, Pengemudi Outlander Diduga Tak Berkonsentrasi
    24 Agustus 2026
    DPR Desak Evaluasi Status Darurat Karhutla, Dampak Kesehatan Jadi Perhatian
    22 Agustus 2026
    KRL Jabodetabek Kembali Normal Setelah Proses Evakuasi Rampung
    22 Agustus 2026
    Ribuan Gempa Susulan Terjadi di NTT, BMKG Terus Lakukan Pemantauan
    21 Agustus 2026
  • Olahraga
    OlahragaLebih Banyak
    Spanyol Taklukkan Argentina dan Jadi Juara Piala Dunia 2026
    20 Juli 2026
    Spanyol Hadapi Argentina di Final Bersejarah Piala Dunia 2026
    16 Juli 2026
    Clean Sheet Beruntun, Prancis Makin Dekat dengan Final Piala Dunia 2026
    10 Juli 2026
    Mesir Ajukan Protes Resmi ke FIFA atas Kepemimpinan Wasit Francois Letexier
    9 Juli 2026
    Wali kota Agustina Benahi Stadion TLJ, Siapkan Semarang Jadi Magnet Sport Tourism Jawa Tengah
    11 Juni 2026
  • Pendidikan
    PendidikanLebih Banyak
    Belajar Bahasa Asing Sejak Kelas 1 SD, DPR Minta Sesuaikan Kemampuan Sekolah
    15 Agustus 2026
    Pemkot Semarang Perluas Akses Pendidikan Lewat Program Sekolah Swasta Gratis
    24 Juni 2026
    SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Semarang Sediakan 6.000 Kursi Sekolah Gratis
    9 Juni 2026
    Pemkot Semarang Bayar Tunggakan SPP 122 Siswa dari Keluarga Tidak Mampu
    27 Februari 2026
    LPDP Respons Polemik Alumni Pamer Status WN Inggris Anak
    23 Februari 2026
  • Politik
    PolitikLebih Banyak
    Retorika Prabowo Dinilai Ikut Menggerus Popularitas di Tengah Menurunnya Kepuasan Publik
    28 Juli 2026
    Penerima Bisaroh Naik 56,7 Persen di Tahun 2026, Pemkot Semarang Tegaskan Komitmen Sejahterakan Pelayan Umat
    5 Januari 2026
    Dukungan Mayoritas, Sujarwanto Dipastikan Calon Tunggal Ketua KONI Jateng
    30 September 2025
    Munas IMI 2025, Moreno Soeprapto Didukung Jateng untuk Pimpin Organisasi Otomotif Nasional
    6 September 2025
  • Lainnya
    • Kesehatan
    • Hukum
    • Sosial & Budaya
Membaca Sudaryono Bahas Mitos Telur Bikin Bisul, Masyarakat Diminta Cek Fakta
Bagikan
Font ResizerAa
Sudut KataSudut Kata
  • Regional
  • Ekonomi
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Lainnya
Search
  • Regional
  • Ekonomi
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Lainnya
    • Kesehatan
    • Hukum
    • Sosial & Budaya
Follow US
  • Regional
  • Ekonomi
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Lainnya
Beranda » Blog » Sudaryono Bahas Mitos Telur Bikin Bisul, Masyarakat Diminta Cek Fakta
Uncategorized

Sudaryono Bahas Mitos Telur Bikin Bisul, Masyarakat Diminta Cek Fakta

Muhammad Noorman
Terakhir Diperbaharui 15 Agustus 2026 09:01
Muhammad Noorman
Diterbitkan 13 Agustus 2026
Bagikan
Kepala BGN Sudaryono (tengah), Gubernur Universitas RI Donny Ermawan Taufanto (kanan) dan Wakil Gubernur Universitas Yos Sunitiyoso (kanan) menyampaikan keterangan pers usai pelantikan pejabat baru di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7/2026). Presiden Prabowo Subianto melantik Sudaryono menjadi Kepala BGN menggantikan Nanik Sudaryati Deyang dan melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas RI serta Yos Sunitiyoso sebagai Wakil Gubernur Universitas RI. (ANTARA FOTO/Galih Pradipta)
Bagikan

Jakarta – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menyoroti masih kuatnya anggapan di tengah masyarakat bahwa terlalu banyak mengonsumsi telur dapat menyebabkan bisul, terutama pada anak-anak. Menurutnya, keyakinan tersebut masih banyak dijumpai di sejumlah daerah meskipun tidak didukung penjelasan medis.

Contents
Telur Dinilai Sumber Protein yang Mudah DijangkauSecara Medis, Bisul Disebabkan Infeksi BakteriAlergi Telur Berbeda dengan BisulMitos Gizi Bisa Memengaruhi Pola Makan

Sudaryono menegaskan bahwa dirinya memahami konsumsi telur tidak memiliki hubungan langsung dengan munculnya bisul. Ia menyebut persoalan tersebut justru perlu menjadi bahan edukasi agar masyarakat tidak menghindari salah satu sumber protein hewani hanya karena mitos yang berkembang secara turun-temurun.

Pembahasan mengenai telur dan bisul sebelumnya ramai setelah Sudaryono menceritakan pengalaman masa kecilnya ketika dilantik sebagai Kepala BGN pada 22 Juli 2026.

Saat itu, ia menceritakan kehidupannya ketika tumbuh di Grobogan, Jawa Tengah. Keluarganya memelihara ayam sehingga telur menjadi salah satu makanan yang cukup sering dikonsumsi. Dalam cerita tersebut, ia sempat mengaitkan kebiasaan makan telur dengan pengalaman mengalami bisul ketika masih kecil.

Pernyataan tersebut kemudian memicu beragam tanggapan, termasuk dari kalangan dokter dan ahli gizi yang meluruskan bahwa telur bukan penyebab langsung bisul.

Sudaryono kemudian menjelaskan bahwa dirinya memang sengaja mengangkat isu tersebut agar semakin banyak ahli gizi dan tenaga kesehatan memberikan edukasi kepada masyarakat. Menurutnya, masih ada orang tua yang membatasi konsumsi telur bagi anak karena khawatir makanan tersebut menyebabkan bisulan.

Telur Dinilai Sumber Protein yang Mudah Dijangkau

Bagi Sudaryono, pelurusan mitos tersebut penting karena telur merupakan salah satu sumber protein hewani yang relatif mudah diperoleh masyarakat.

Ia berharap tenaga kesehatan maupun ahli gizi semakin aktif menggunakan berbagai kanal komunikasi, termasuk media sosial, untuk memberikan penjelasan mengenai manfaat makanan bergizi sekaligus membantah informasi yang tidak sesuai dengan fakta ilmiah.

Edukasi semacam ini menjadi penting terutama ketika pemerintah sedang mendorong pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat melalui berbagai program, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG).

Jika masyarakat masih mempercayai anggapan bahwa makanan tertentu seperti telur secara otomatis menyebabkan masalah kesehatan tertentu, kekhawatiran tersebut dapat memengaruhi pilihan makanan keluarga.

Karena itu, pemahaman mengenai manfaat dan risiko suatu makanan perlu didasarkan pada kondisi kesehatan masing-masing individu dan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Secara Medis, Bisul Disebabkan Infeksi Bakteri

Kementerian Kesehatan juga telah memberikan penjelasan bahwa anggapan telur menyebabkan bisul tidak didukung penelitian. Bisul umumnya berkaitan dengan infeksi bakteri Staphylococcus aureus, bukan akibat mengonsumsi telur.

Secara medis, bisul merupakan benjolan pada kulit yang terasa nyeri dan biasanya berisi nanah. Kondisi tersebut terbentuk ketika bakteri menginfeksi dan menyebabkan peradangan pada satu atau beberapa folikel rambut.

Bakteri Staphylococcus aureus merupakan salah satu penyebab paling umum. Bakteri dapat memasuki jaringan kulit melalui luka kecil atau bagian kulit yang mengalami kerusakan, kemudian berkembang hingga menimbulkan infeksi dan terbentuknya nanah.

Sejumlah faktor dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami bisul, antara lain kontak dengan orang yang mengalami infeksi bakteri stafilokokus, kondisi kulit tertentu seperti eksim atau jerawat, diabetes, serta daya tahan tubuh yang melemah.

Dengan demikian, munculnya bisul setelah seseorang mengonsumsi telur tidak otomatis berarti telur menjadi penyebabnya.

Alergi Telur Berbeda dengan Bisul

Hal lain yang perlu dibedakan adalah alergi terhadap telur.

Pada orang yang memang memiliki alergi, mengonsumsi telur dapat menimbulkan reaksi seperti gatal, ruam, bentol atau gangguan lain. Kondisi tersebut berbeda dengan bisul karena alergi merupakan respons sistem kekebalan terhadap protein tertentu, sedangkan bisul terjadi akibat infeksi bakteri.

Dalam kondisi tertentu, kulit yang sangat gatal dapat terus digaruk hingga mengalami luka. Luka tersebut kemudian berpotensi menjadi jalan masuk bagi bakteri sehingga infeksi kulit dapat terjadi. Hubungannya bersifat tidak langsung dan tidak berarti telur secara umum menyebabkan bisul.

Karena itu, masyarakat juga tidak perlu langsung menghindari telur hanya karena pernah mengalami bisul setelah mengonsumsinya. Apabila seseorang berulang kali mengalami reaksi tertentu setelah makan telur, pemeriksaan tenaga kesehatan diperlukan untuk mengetahui apakah memang terdapat alergi atau kondisi lain.

Mitos Gizi Bisa Memengaruhi Pola Makan

Fenomena telur dan bisul memperlihatkan bahwa mitos mengenai makanan masih menjadi tantangan dalam edukasi gizi masyarakat.

Informasi yang diwariskan secara turun-temurun terkadang bertahan meskipun tidak memiliki dasar ilmiah. Ketika mitos tersebut menyangkut makanan bergizi, dampaknya dapat membuat masyarakat membatasi makanan tertentu tanpa alasan kesehatan yang jelas.

Kementerian Kesehatan bahkan menggunakan contoh anggapan “anak bisulan karena makan telur” sebagai salah satu ilustrasi dalam materi edukasi komunikasi kesehatan. Kemenkes secara tegas menyebut belum terdapat penelitian yang membuktikan telur menyebabkan bisul.

Karena itu, Sudaryono mendorong para ahli untuk lebih aktif menyampaikan informasi kepada masyarakat dengan bahasa yang mudah dipahami.

Pelurusan mitos tidak hanya bertujuan membantah informasi keliru, tetapi juga membantu keluarga mengambil keputusan mengenai makanan berdasarkan kebutuhan gizi dan kondisi kesehatan.

Pada akhirnya, telur bukan penyebab langsung munculnya bisul. Bisul pada umumnya merupakan infeksi bakteri pada kulit, sementara telur tetap dapat menjadi bagian dari pola makan masyarakat selama dikonsumsi sesuai kebutuhan dan tidak terdapat kondisi khusus seperti alergi.

Perdebatan yang muncul juga menjadi pengingat bahwa peningkatan kualitas gizi tidak hanya bergantung pada ketersediaan makanan, tetapi juga pada literasi gizi masyarakat. Semakin baik pemahaman mengenai makanan dan kesehatan, semakin kecil kemungkinan mitos menghalangi masyarakat memperoleh asupan bergizi.

Anda Mungkin Juga Suka

Pencurian Ratusan Besi Ulir di Cikande Terungkap, Penadah Turut Ditangkap
Insiden di Stasiun Jurangmangu, Siswi SMA Korban KRL Dimakamkan di Pondok Ranji
Pengedar Narkoba di Tomang Asri Dibekuk, Barang Bukti Ganja Disita
Gempa NTT Picu Kerusakan di Sikka, Tiga Korban Berhasil Dievakuasi
Polisi Gagalkan Peredaran 28,9 Kg Sabu, Pengembangan Jaringan Terus Dilakukan
Bagikan Artikel Ini
Facebook Email Cetak
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer
Nasional

730 Orang Keracunan MBG di Sidoarjo, Kepala SPPG Ikut Dievaluasi

Muhammad Noorman
Muhammad Noorman
4 September 2026
Wali Kota Ajak Warga Jaga Kebersihan dan Fasilitas Umum di Kota Lama
Sinergi Pemkot – Kejari Semarang Dorong Peningkatan Pelayanan Publik
Agustin-Iswar Dianggap Responsif atas Berbagai Keluhan Warga
Jawa Tengah Raih Penghargaan Provinsi Terbaik Program Penyediaan Perumahan

Tentang Kami

Kami hadir sebagai portal berita terpercaya dari Semarang, menyajikan informasi terkini, akurat, dan relevan untuk Anda. Dari isu lokal hingga nasional, kami berkomitmen menghadirkan berita yang memberi makna
Profil Perusahaan
  • Syarat & Ketentuan
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
Kategori
  • Regional
  • Ekonomi
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Lainnya
    • Kesehatan
    • Hukum
    • Sosial & Budaya
Sudut KataSudut Kata
©Sudutkata Semua Hak Dilindungi.
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna atau Alamat Email
Kata Sandi

Lupa kata sandi Anda?